BANK KONVENSIONAL VS BANK SYARIAH

Keywords:

Konvensional dan Syari’ah

Abstract

Concept treacherous life, lie, lie, seems to have become an indispensable longer of any movements of society. A seller, with culasnya deceive the buyer. Though in principle the seller has the obligation to: maintain and care for material to be delivered to the buyer until the time of delivery; submit material that is sold during the predetermined time, at the request of the buyer; bear the material being sold.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Banking, Perbedaan Perbankan Konvensional dan Perbankan Syari’ah dalam http://banking.blog.gunadarma.ac.id/2010/03/21/perbedaan -perbankan-konvensional-dan-perbankan-syariah/, diunggah pada 09 Februari 2011.
Bank
Indonesia, Perbankan dalam http://www.bi.go.id/web/id/Perbankan/Ikhtisar+Perbankan/ Lembaga+Perbankan/ tanggal diunggah 10 Februari 2011.
Blog Pribadi, Prinsip Dasar Produk Perbankan Syari’ah dalam http://blog.keuanganpribadi.com/prinsip-dasar-produk- perbankan-syariah/ diunggah pada 09 Februari 2011.
Dendawijaya, Lukman. 2004. Lima tahun Penyehatan Perbankan Nasional 1998-2003, Jakarta: Ghalia Indonesia.
Kamir. 2004. Manajemen Perbankan, Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Kasmir, 2007. Dasar-dasar perbankan, Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Nurul Huda dan Mustafa Edwin Nasution (ed). 2009. current issues lembaga keuangan Syari’ah, jakarta: kencana.
Ratna, Mengenal Produk Perbankan Syari’ah dalam http://edratna.wordpress.com/2007/06/26/mengenal- produk-perbankan-syariah-1/ diunggah 09 Februari 2011.

Published

2015-06-05

How to Cite

BANK KONVENSIONAL VS BANK SYARIAH. (2015). EKSYAR: Jurnal Ekonomi Syari’ah & Bisnis Islam, 2(1), 222-243. Retrieved from https://ejournal.staim-tulungagung.ac.id/index.php/eksyar/article/view/130

Issue

Section

Eksyar: Jurnal Ekonomi Syari'ah & Bisnis Islam