Petunjuk Penerbitan

Pendahuluan

Terima kasih atas kepercayaan Anda untuk menerbitkan buku bersama kami, Penerbit STAI Muhammadiyah Tulungagung. Menulis dan menerbitkan buku merupakan sebuah pencapaian yang monumental bagi siapa pun. Oleh karena itu, tugas kamilah untuk memastikan bahwa proses penerbitan yang Anda jalani dapat berjalan dengan lancar dan konstruktif demi menghasilkan terbitan ilmiah yang berkualitas tinggi.

Kami percaya bahwa sebagai penulis, fokus utama Anda adalah pada konten yang Anda tulis. Ketika menulis dan menerbitkan bersama kami, Anda tidak perlu memikirkan layout finalnya. Itu akan menjadi tanggung jawab kami sebagai penerbit.

Panduan ini akan membantu Anda dalam menyiapkan naskah agar Anda dapat ber- konsentrasi penuh pada konten, sementara kami bekerja mengemas konten tersebut dengan profesional dan standar yang tinggi, agar buku Anda dapat didiseminasikan dalam berbagai format dan tak lekang oleh waktu.

Sebelum Anda mulai mengajukan naskah, penting untuk memastikan bahwa naskah telah mengikuti ketentuan berikut:

1)  Bebas dari unsur fabrikasi, falsifikasi, plagiasi, duplikasi, fragmentasi/salami, dan pelanggaran hak cipta data/isi.

2)  File berformat MS Word (.doc,.docx)

3)  Ukuran A4 (21 x 29,7cm)

4)  Ukuran margin: atas 2,5; bawah 2,5 cm; kanan 2,5 cm; kiri 3 cm.

5)  Jenis huruf: Times New Roman, ukuran 12.

6)  Satu kolom; jarak antarbaris 1,5 lines.

7)  Setiap halaman diberi penomoran (page numbering).

Anda juga harus memastikan bahwa naskah yang dikirimkan telah mengikuti sistematika berikut ini:

1)  Bahan Awal/Preliminaries: Halaman judul, Halaman persembahan (opsional), Kata pengantar (opsional), Prakata, Ucapan terima kasih (opsional), Daftar isi, Daftar gambar (opsional), Daftar tabel (opsional).

2)  Bahan Isi/Text Matter: Pendahuluan/Prolog, Bagian (opsional), Bab dan Sub-bab, Penutup/Epilog.

3)  Bahan Akhir/Postliminaries: Lampiran (opsional), Daftar referensi atau daftar pustaka, Bacaan lebih lanjut (opsional), Glosarium (opsional), Daftar singkatan (opsional), Indeks, Biografi editor (untuk bunga rampai), Biografi penulis.

Selanjutnya akan dijelaskan lebih jauh mengenai hal-hal yang harus Anda perhatikan untuk setiap unsur dari sistematika yang kami tetapkan.

 

Bahan Awal(Preliminary)

1.   Halaman judul

Berisi judul dan sub-judul karya, serta nama penulis/editor. Nama dituliskan tanpa gelar akademis.

a) Untuk jenis monografi, berisi seluruh nama penulis.

b) Untuk jenis bunga rampai, berisi seluruh nama editor.

Di halaman ini juga dapat dicantumkan nama penerjemah, editor (untuk monografi), atau pemberi kata pengantar yang dapat memberi nilai tambah atau daya tarik naskah.

2.   Halaman persembahan(opsional)

Berisi kata-kata persembahan, moto, kutipan sajak/kata-kata mutiara/semboyan; tidak lebih dari lima baris. Sebaiknya persembahan dibuat dalam kalimat sederhana dan ringkas.

3.   Kata pengantar(opsional)

Berisi apresiasi karya yang ditulis oleh tokoh atau orang di luar penulis buku yang dianggap relevan, misalnya pejabat atau pakar/tokoh pada bidang yang dipaparkan dalam buku tersebut. Kata pengantar boleh diberi judul. Nama penulis dan afiliasi pemberi kata pengantar diletakkan di akhir tulisan.

4.   Prakata

Berisi deskripsi dari penulis/pengarang/editor mengenai karyanya. Pada prakata tidak ada referensi/sumber rujukan. Hal-hal yang dapat dimasukkan ke dalam prakata:

1)  Latar belakang menuliskarya,

2)  Kaidah penulisan,

3)  Keunggulan dan/atau keunikan karya (unique selling point),

4)  Target pembaca

5)  Harapan atau tujuan dari ditulisnya karya. Tidak perlu memasukkan kalimat yang menyatakan “Penulis mengakui bahwa buku ini masih jauh dari sempurna”, atau “Buku ini masih banyak memiliki kekurangan”. Hal-hal tersebut dapat digantikan dengan penjelasan terkait limitasi karya (lihat poin selanjutnya).

6)  (Opsional) Limitasi karya; misalnya, “karya ini hanya fokus pada bidang X karena ….”, atau “karya ini tidak mencakup pembahasan di bidang Y karena ....” Sertakan pula argumennya secara singkat.

7)  Penghargaan/ucapan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah berkontribusi ter- hadap penulisan dan penerbitan karya. Jika isi penghargaan terlalu panjang (lebih dari 10 baris/dua paragraf) jadikan bagian tersendiri sebagai halaman ucapan terima kasih.

8)  Nama penulis kata pengantar diletakkan di akhir tulisan. Bisa juga hanya dituliskan “Penulis”, “Tim Penulis”, atau“Editor”.

5.   Ucapan terima kasih (opsional)

Hanya jika ucapan terima kasih pada bagian prakata terlalu panjang.

 6.   Daftar isi

Disediakan untuk memudahkan para pembaca melihat isi bab atau topik di dalam buku tersebut serta mengetahui letak bab atau topik tersebut.

a) Untuk monografi, berisi bab dan subbab utama; sub-subbab bisa dimasukkan jika tidak terlalu banyak.

b) Untuk bunga rampai, hanya berisi bab, dan disebutkan nama penulisnya.

7.   Daftar gambar

Disediakan jika dalam sebuah karya terdapat minimal 10 gambar. Daftar gambar memuat nomor dan judul gambar.

8.   Daftar tabel

Disediakan jika dalam sebuah karya terdapat minimal 10 gambar. Daftar gambar memuat nomor dan judul gambar.

 

Bahan Isi (Text Matter)

1.   Pendahuluan/prolog

Adalah bab pertama/Bab I dari karya. Berisi uraian tentang karya yang dimaksudkan untuk mengantarkan pembaca agar dapat memahami isinya; lazimnya berupa informasi terkait latar belakang, definisi, dan metodologi. Konten-konten tersebut selayaknya disarikan da- lam bentuk yang sederhana dan ringkas, serta meminimalisasi bahasa teknis agar mudah dipahami oleh pembaca awam (non spesialis). Jika diperlukan penyebutan istilah teknis atau singkatan, harus didefinisikan dengan lengkap pada kemunculan pertamanya di dalam teks.

Penulisan judul bab ini tidak harus “pendahuluan”, tetapi dapat berupa kata/frasa yang berkaitan dengan isi. Jika ingin membagi bab ini menjadi beberapa sub-bab sesuai informasinya, tidak diperkenankan menggunakan judul “Tinjauan Pustaka”, “Metodologi Penelitian”, “Pernyataan/Perumusan Masalah”, “Tujuan Penelitian”, atau “Manfaat Penelitian”. Judul sub-bab tersebut harus diganti menggunakan kalimat topik yang mencerminkan kontennya.

Di akhir bab ini, harus ada deskprisi terkait struktur karya, yang berisi informasi singkat terkait isi bab-bab yang akan dibahas di dalam karya ini.

2.   Bagian(opsional)

Merupakan pengategorian tema/topik dalam karya, terdiri dari beberapa bab.

3.   Bab

Merupakan inti yang membahas topik dari sebuah karya, dapat terdiri atas beberapa sub-bab, yang kemudian dapat terbagi lagi menjadi beberapa sub-subbab. Berisi teks isi, tabel, dan gambar.

a) Untuk monografi, bab-bab yang disusun harus berkesinambungan dan bertautan. Untuk memahami keseluruhan karya, setiap bab harus dibaca dari awal hingga akhir; tidak bisa hanya membaca sebagian/sepotong saja.

b) Untuk bunga rampai, setiap bab dapat berdiri sendiri. Apabila dilepas, masing-masing bab dapat menjadi karya tulis/artikel yang mandiri. Keterkaitan antar bab diikat di bab pendahuluan/prolog. Di awal masing-masing bab dicantumkan identitas nama penulis, dan setiap bab harus memiliki daftar referensi masing-masing.

Tidak ada abstrak pada awal bab, baik untuk monografi maupun bunga rampai. Sama seperti pada bab pendahuluan, tidak diperkenankan menggunakan sub-bab berjudul “Pembahasan”, “Analisis”, atau “Hasil”. Harus langsung menggunakan kalimat topik yang mencerminkan kontennya.

Catatan kaki ataupun catatan akhir dapat dipergunakan untuk memberikan penjelasan tambahan terkait pembahasan di dalam teks isi. Tidak diperkenankan mengunakan catatan kaki/akhir yang hanya berisi sumber rujukan.

Bab harus diberi penomoran dengan menggunakan angka romawi (Bab I, II, III). Untuk penomoran sub-bab menggunakan huruf kapital (A., B., C.). Untuk penomoran sub-sub bab menggunakan angka (1., 2., 3.). Jika masih ada satu tingkat lagi dibawah sub-sub bab, penomorannya menggunakan huruf kecil (a., b., c.).

4.   Tabel dan Gambar

Pembahasan pada bab ditunjang dengan tabel dan gambar. Grafik, diagram, bagan, skema, dan foto masuk pada kategori gambar. Tujuannya untuk memperjelas penyampaian data dan informasi sesuai dengan topik yang dianggap perlu oleh penulis sehingga memudahkan pembaca dalam mengikuti dan memahami isi buku.

Setiap tabel dan gambar harus diberi judul (caption) yang menjelaskan secara singkat isinya. Judul dapat berupa frasa ataupun kalimat utuh. Jika diambil dari sumber eksternal maka harus disertakan sumbernya. Penulisan sumber mengacu pada tata cara penulisan kutipan dan referensi.

Setiap tabel dan gambar juga harus diberi penomoran. Penomorannya berurut sesuai dengan kemunculannya. Ketika dirujuk di dalam teks, dituliskan sesuai dengan nomornya. Contoh: “Pada Gambar 1, ….”, bukan “Pada gambar di atas….”

Untuk bunga rampai, penomoran tabel dan gambar bertingkat sesuai dengan bab-nya. Misalnya, gambar pertama pada Bab 2 dinomori Gambar 2.1, dst, sedangkan untuk Bab 3, menjadi Gambar 3.1, dst. Sistem penomoran ini juga dapat berlaku pada monografi yang jumlah tabel dan gambarnya sangat banyak.

Tabel 1. Contoh Penggunaan dan Penempatan Tabel

No

Nama

Jumlah

Keterangan

 

 

 

 

 

 

 

 

Sumber:

 1 Bedakan dengan daftar pustaka. Pada bab bunga rampai, harus menggunakan daftar referensi (lihat penjelasan pada poin C. Bahan Akhir → 2. Daftar Referensi atau Daftar Pustaka

2 Terkecuali jika Anda menggunakan sistem pengutipan notes and bibliography CMS. Lihat poin B. Bahan Isi → 5. Pengutipan

Sumber:

Gambar 1. Contoh Penggunaan dan Penempatan Gambar

Ketentuan kualitas file gambar

Gambar, grafik, diagram, bagan, skema, dan foto disiapkan dalam file terpisah (jika banyak, dapat di-archive ke dalam format .rar). Kualitas minimal 300 dpi (dot per inch), berformat JPEG (.jpeg) tanpa kompresi, atau TIFF (.tiff).

5.   Pengutipan

Terdapat dua sistem pengutipan yang digunakan di STAI Muhammadiyah Tulungagung. Sistem pertama ialah penulis-tahun dengan catatan perut (author-date); sistem kedua ialah penomoran dengan catatan kaki/akhir (notes and bibliography). Untuk sistem author-date, silakan merujuk pada American Psychological Association (APA) Style, sedangkan untuk sistem notes and bibliography silakan mengacu pada Chicago Manual of Style (CMS).

Sebuah karya hanya boleh menganut satu sistem pengutipan. Pertimbangan untuk memilih salah satu di antara kedua sistem tersebut kami serahkan kepada Anda sebagai penulis, tetapi harus konsisten. Sistem author-date APA lebih umum digunakan pada karya bidang hayati dan teknik, sedangkan sistem notes and bibliography CMS lebih populer pada karya bidang humaniora, seperti sastra dan sejarah.

 

Bahan Akhir(Postliminary)

1.   Lampiran (opsional)

Memuat hal-hal yang dianggap perlu sebagai penunjang pembahasan isi buku, tetapi umumnya tidak langsung dirujuk di dalam teks.

2.   Daftar Referensi atau Daftar Pustaka

Bahan akhir pada sebuah monografi harus memilki daftar referensi atau daftar pustaka. Untuk bunga rampai, daftar referensi tidak terletak di bahan akhir, tetapi di akhir setiap bab.

Daftar referensi harus dan hanya memuat sumber dari seluruh kutipan yang ada di dalam teks. Untuk sumber di luar itu, dapat dimasukkan pada bacaan lebih lanjut (further reading). Jika sebuah karya mengunakan sistem author-date APA, wajib menggunakan daftar referensi (tidak boleh diganti dengan daftar pustaka).

Daftar pustaka harus memuat sumber dari seluruh kutipan yang ada di dalam teks, serta dapat memuat pula sumber-sumber lain diluar itu. Jika sebuah karya mengunakan sis- tem notes and bibliography CMS, wajib menggunakan daftar pustaka (tidak boleh diganti dengan daftar referensi).

3.   Bacaan Lebih Lanjut (opsional)

Berisi sumber-sumber literatur yang tidak dikutip di dalam teks, tetapi yang menurut pertimbangan dapat menambah pemahaman pembaca terkait topik besar yang dibahas karya ini.

4.   Glosarium (opsional)

Memuat daftar kata penting yang terdapat dalam isi buku dan diikuti penjelasannya.

5.   Daftar Singkatan dan Akronim (opsional)

Memuat penjelasan bentuk lengkap dari singkatan dan akronim yang muncul di dalam teks.

6.   Indeks

Monografi dan bunga rampai harus memiliki indeks. Indeks merupakan tanggung jawab penulis karena penulis yang lebih mengetahui tajuk indeks yang berkaitan dengan isi buku. Sub tajuk yang menjadi indeks sebaiknya disajikan secara alfabetis dan tidak menurut urutan kata.

Penulis tidak perlu mencari halaman dari kata-kata yang masuk di dalam indeks.

Hal tersebut akan menjadi tanggung jawab tim editor di Penerbit STAI Muhammadiyah Tulungagung.

7.   Biografi Editor (khusus Bunga Rampai)

Berisi informasi singkat tentang editor, sekurang-kurangnya berisi nama, riwayat pendidikan, pekerjaan, dan pengalaman sesuai dengan bidang naskah yang ditulis, serta daftar publikasi yang pernah diterbitkan sebelumnya.

8.   Biografi Penulis

Berisi informasi singkat tentang penulis, sekurang-kurangnya berisi nama, riwayat pendidikan, pekerjaan, dan pengalaman sesuai dengan bidang naskah yang ditulis, serta daftar publikasi yang pernah diterbitkan sebelumnya.

 

Cek Akhir Sebelum Submisi

Jika Anda sudah memastikan bahwa karya Anda telah mengikuti ketentuan sistematika Penerbit STAI Muhammadiyah Tulungagung maka berikut ini beberapa hal yang perlu Anda cek kembali sebelum mengajukan naskah.

1)      Pastikan kembali bahwa bebas dari unsur fabrikasi, falsifikasi, plagiasi, duplikasi, fragmentasi/salami, dan pelanggaran hak ciptadata/isi.

2)      Pastikan Anda sudah mendapatkan izin dari pihak-pihak yang bersangkutan jika naskah Anda mengutip/menggunakan sumber-sumber eksternal, baik teks maupun gambar/foto.

3)      Cek kembali daftar isi, apakah sudah sesuai urutan dan nama bab-subbab yang muncul di dalamteks.

5)      Untuk monografi, beri nama file MS Word naskah Anda dengan format berikut: Judul monografi_nama penulis. (Contoh: Buku Panduan_STAIM.doc)

6)      Untuk bunga rampai, file dapat dipisah per bab, dan di-archive dalam satu file (.rar). Format penamaannya sebagaiberikut:

  1. File archive (.rar): Judul Bunga Rampai_NamaEditor.
  2. File per bab: Nomor Bab_Judul Bab_NamaPenulis.

Contoh, pada file archive: Bunga Rampai Pedoman_Budi.rar, terdapat file:

Bab 1_Pendahuluan_Andi.doc

7)      Simpan file gambar dalam folder tersendiri, terpisah dari file naskah. Di-archive ke dalam format .rar. File archive gambar diberi penamaan dengan format Judul Monografi/Bunga Rampai_NamaPenulis_Gambar

(contoh: Buku Panduan _STAIM_Gambar.rar).

Sementara itu, untuk setiap file gambar, dapat diberi penamaan dengan format Judul Gambar_Bab_Nomor Gambar

(contoh: Diagram Alur Kerja Editor_Bab 1_Gambar 1.jpg)

8)      Pastikan teks dan gambar pada naskah Anda sudah final.

 

TABEL CEKLIS NASKAH

Halaman judul

Judul, subjudul, nama penulis/editor

 

Bahan isi

Ada prakata

 

Ada daftar isi

 

Daftar isi

Monografi: berisi bab, subbab, dan sub-subbab

 

Bunga Rampai: berisi bab dan nama penulis

 

Judul bab, subbab, dan sub-subbab sesuai dengan teks isi

 

Struktur buku

Jumlah bagian …

 

Jumlah bab …

 

Semua bab sudah diberi penomoran

 

Teks

Subbab dan sub-subbab sudah diberi penomoran

 

Pengutipan

Monografi: daftar referensi/pustaka ada di bagian postliminary

 

Bunga Rampai: daftar referensi ada di akhir setiap bab

 

Gaya referensi sudah seragam dan sesuai ketentuan

 

Tabel

Sudah diberi penomoran yang sesuai

 

Sudah diberi judul

 

Sudah diberi sumber (jika mengacu pada sumber eksternal)

 

Disebutkan di dalam teks dengan format yang sesuai

 

Gambar

Sudah diberi penomoran yang sesuai

 

Sudah diberi judul

 

Sudah diberi sumber (jika mengacu pada sumber eksternal)

 

Disebutkan di dalam teks dengan format yang sesuai

 

File gambar juga disiapkan terpisah dari file naskah

 

File gambar dalam format jpg. atau tif.

 

Resolusi 300 dpi

 

Bahan akhir

Ada daftar referensi/pustaka (untuk monografi)

 

Ada indeks

 

Ada biodata penulis/editor

 

File naskah

Format penamaan file sudah sesuai

 

Izin

Sudah mendapatkan izin untuk sumber eksternal (teks dan gambar)